Kamis, 29 November 2012

Pengembangan Usaha Koperasi


PENGEMBANGAN USAHA DENGAN BADAN USAHA (KOPERASI)

Usaha yang saya jalankan adalah penjualan pulsa. Jika dikaitkan dengan badn usaha dalam hal ini adalah koperasi maka menurut saya usaha yang saya jalankan tidak memerlukan pemasaran lewat koperasi, karena usaha ini akan lebih mudah jika dijalankan sendiri tidak dalam naungan suatu baDan usaha apapun termasuk koperasi.   dalam hal peminjaman modal saya lebih memilih tidak memijam modal dari koperasi.mengapa demikian? berikut saya ulas penjelasan tentang koperasi itu sendiri.

PENGERTIAN :

Koperasi adalah asosiasi orang-orang yang bergabung dan melakukan usaha bersama atas dasar prinsip-prinsip Koperasi, sehingga mendapatkan manfaat yang lebih besar dengan biaya yang rendah melalui perusahaan yang dimiliki dan diawasi secara demokratis oleh anggotanya.
Koperasi bertujuan untuk menjadikan kondisi sosial dan ekonomi anggotanya lebih baik dibandingkan sebelum bergabung dengan Koperasi. 

Menurut UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, pengertian Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

Sementara menurut ICA Cooperative Identity Statement, Manchester, 23 September 1995, Koperasi adalah perkumpulan otonom dari orang-orang yang bersatu secara sukarela untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi ekonomi, sosial, dan budaya bersama melalui perusahaan yang mereka miliki bersama dan mereka kendalikan secara demokratis.

TUJUAN :

  1. Memperluas akses pinjaman kepada KUKM Strategis.
  2. Memperkuat permodalan KUKM Strategis.
  3. Memeperkuat peran KUKM Strategis dalam mendukung upaya perluasan kesempatan kerja dan pengentasan kemiskinan.

SASARAN :

  1. Terealisasinya pemberian pinjaman kepada KUKM Strategis.
  2. Terwujudnya peningkatan volume usaha KUKM Strategis serta terciptanya lapangan kerja.

Sabtu, 27 Oktober 2012

PENGELOLAAN MANAJEMEN KOPERASI



PENGELOLAAN MANAJEMEN KOPERASI


Pengelolaan organisasi Koperasi, agar koperasi bisa berjalan dengan baik, Koperasi perlu dijalankan secara profesional dan melibatkan unsur-unsur antara lain Rapat Anggota, Pengurus Anggota dan Badan Pengawas. Ketiga unsur itu bekerjasama untuk mencapai tujuan koperasi. Agar lebih jelas, tiap-tiap unsur akan dibahas secara singkat. 

1.      Rapat angota
Dalam Koperasi merupakan ukuran keberhasilan koperasi dari waktu ke waktu. Selain itu karena rapat anggota dihadiri oleh seluruh anggota, rapat ini juga merupakan rapat pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi. Sejumlah keputusan penting diambiildalam rapat anggota ini antara lain :
a.       Anggaran dasar
b.      Kebijakan umum dibidang organisasi, manajemen dan usaha koperasi
c.       Pemilihan, pengangkatan, pemberhentian pengurus dan pengawas
d.      Rencana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi serta pengesahan laporan keuangan
e.       Pertanggung jawaban pelaksanaan fungsi pengurus
f.       Pembagian sisa hasil usaha, dan
g.      Penggabungan, peleburan, pembagian dan pembubaran koperasi.

2.      Pengurus koperasi
Tugas dari Pengurus Koperasi adalah mengurus organisasi dan usaha koperasi sesuai dengan anggaran dasar atau anggaran rumah tangga koperasi, pengurus harus mengetahui seluk-beluk usaha serta memahami organisasni koperasi tersebut. Seorang pengurus juga harus membina hubungan baik dengan koperasi lain sehinggan mendapatkan informasi serta pembinaan dalam kemudahan bisnis.

3.      Pengawas koperasi
Pengawas Koperasi dibentuk dengan maksud dan tujuan sebagai berikut :
a.     Memberikan bimbingan kepada para pengurus dan pengelola koperasi serta mencegah terjadinya penyelewengan.
b.      Menilai hasil kerja pengurus dengan rencana yang sudah ditetapkan.

4.      Pengelola koperasi / manajer koperasi
Pada Koperasi kecil ketua bertindak sebagai manajer, segala wewenang dan kuasa yang dilimpahkan kepada ketua di tentukan sesuai dengan kepentingan koperasi, pengurus juga dapat mengangkat tenaga pengelola yang ahli untuk mengelola usaha koperasi yang bersangkutan.

Struktur organisasi dibentuk sedemikian rupa sesuai dengan ideologi dan strategi pengembangan untuk memperoleh strategic competitiveness sehingga seiap koperasi boleh jadi sedang dikembangakan tetapi secara basic ideologi terurtama terkait dengan perangkat organisasi koperasi akan menunjukan kesamaan.


Rabu, 24 Oktober 2012

BADAN USAHA & KOPERASI



PERBEDAAN BADAN USAHA & KOPERASI


Pengertian Badan usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan usaha seringkali disamakan dengan perusahaan, walaupun pada kenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya badan usaha adalam lembaga sementara, sedangkan perusahaan adalah tempat dimana badan usaha itu mengelola faktor-faktor produksi.

Jenis-jenis badan usaha di indonesia :

1.       Koperasi
Koperasi adalah jenis badan usaha yang beranggotakan orang-orang ata badan hukum. Koperasi melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi menurut UUD 1945 pasal 33 ayat 1 merupakan usaha kekeluargaan dengan tujuan mensejahterahkan anggotanya.

2.       BUMN
BUMN adalah badan usaha yang permodalan seluruhnya atau sebagian dimiliki oleh pemerintah. Status pegawai badan usaha-usaha tersebut adalah pegawai negeri, BUMN sendiri sekarang ada 3 macam yaitu Perjan, Perum dan Persero.

3.       Perjan
Perjan adalah bentuk badan usaha milik negara yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah. Perjan ini berorientasi pelayanan pada masyarakat, sehingga selalu merugi. Contoh perjan : PJKA (perusahaan jawatan kereta api) kini berganti menjadi PT. KAI.

4.       Persero (PT)
Persero adalah salah satu badan usaha yang dikelola oleh negara atau daerah. Berbeda dengan perum atau perjan, tujuan didirikannya persero yang pertama adalah mencari keuntungan dan yang kedua memberi pelayanan kepada umum. Modal berasal dari kekayaan negara yang berupa saham saham, pemimpin persero disebut direksi sedangkan pegawainya disebut pegawai swasta.

   Sedangkan pengertian koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang orang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan asas kekeluargaan.

Perbedaan antara badan usaha dan koperasi :


1.       Badan usaha dalam bentuk PT
a.       Pengguna jasa adalah umumnya bukan pemilik
b.      Pemilik usaha adalah pemegang saham
c.       Pemilik suara adalah pemegang saham biasa
d.      Kebijaksanaan ditangan direksi
e.      Balas jasa terhadap modal dilakukan secara tidak terbatas, dsb.

2.       Koperasi
a.       Pengguna jasa adalah anggota
b.      Pemilik suara adalah anggota
c.       Kebijaksanaan ditangan pengurus
d.      Balas jasa terhadap modal dilakukan secara terbatas.

Persamaan antara badan usaha dan koperasi :
1.       Ada pemodal untuk membentuk badan usaha
2.       Mencari laba
3.       Ada izin usaha
4.       Tanggung jawab terbatas
5.       Penerimaan laba berbanding lurus dengan modal yang disetorkan (semakin banyak modal maka semakin banyak laba yang diperoleh dan sebaliknya)

Keunggulan badan usaha dalam bentuk PT :
a.       Seluruh laba menjadi miliknya.
b.      Kepuasan pribadi.
c.       Kebebasan dan fleksibilitas.
d.      Sifat kerahasiaan.

Kelemahannya :
a.       Tanggung jawab pemilik tidak terbatas.
b.      Sumber keuangan terbatas.
c.       Kesuitan dalam manajemen.
d.      Kelangsungan usaha kurang terjamin.

Keunggulan koperasi :
a.       Keterlibatan anggota sangat dibutuhkan.
b.      Koperasi merupakan organisasi dari, oleh dan untuk anggota.
c.       Keseimbangan pemanfaatan hak dan penekanan kewajiban seluruh anggota.
d.      Kumpulan orang-orang yang memiliki kepentingan bersama.

Kelemahannya :
a.   Masih ada masyarakat yang menganggap koperasi bukanlah satu usaha yang menguntungkan secara ekonomi.
b.      Keinginan masyarakat untuk menjadi anggota rendah.
c.       Koperasi identik dengan standar hidup yang rendah.
d.      Banyaknya ditemukan kasus penyelewengan pengelolaan koperasi.


Sabtu, 13 Oktober 2012

Pengamatan dan Ramalan Peluang Pasar di Indonesia

Menurut pandangan, pengamatan dan ramalan saya mengenai peluang pasar yang ada di Indonesia saat ini sedang mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam hal penjualan melalui online ataupun offline. meski memang tidak semua orang ikut terlibat dalam pasar online / offline ini, namun lebih dari 50% orang di Indonesia kini sedang asik melirik untuk berbelanja dengan cara itu. Hanya saja jika dilihat dari segi pembeli, tidak banyak yang merasakan kerugian dalam memenuhi hasrat berbelanja mereka. Karena pasar yang dijalankan secara online lebih banyak membuat pertanyaan pertanyaan yang meragukan dalam diri calon pembeli untuk suatu barang yang ingin dibelinya. Tapi tidak semua penjualan melalui online itu meragukan, karena saya sendiri tidak jarang memerankan sebagai pembeli dalam pasar online. Komunikasi antar pembeli dan penjual sangatlah penting untuk memastikan transaksi berjalan dengan lancar, seperti menelpon langsung kepada penjual dan menanyakan detail calon barang yang akan kita beli, kamudian tentukan bagaimana kita membayar dan pastikan barang tiba dirumah sesuai dengan perjanjian kedua belah pihak. Jika salah satu dari rangkaian tersebut ada yang kurang jelas tidak ada salahnya kita kembali mendiskusikan dengan pihak penjual.

Pemaparan saya diatas tadi adalah pengamatan saya mengenai peluang pasar secara online / offline berdasarkan pengalaman pribadi saya dan pengalaman orang terdekat saya. Namun jika kita ingin melihat atau meramalkan bagaimana peluang pasar yang baik yang ada di Indonesia, kita tidak bisa memaparkan keseluruhan mengenai peluang pasar yang terjadi karena sangatlah banyak yang bisa kita lihat sendiri dalam kehidupan sehari-hari.

Seperti peluang pasar dalam hal kuliner, pakaian, acsessories, ataupun barang yang masih setengah jadi yang bisa dikembangkan lagi menjadi suatu barang yang bernilai lebih. selain itu peluang pemasaran di Indonesia dalam hal barang-barang elektronik dan gadget kini sangatlah tinggi permintaannya.
Hal ini menimbulkan sebuah pertanyaan dalam benak saya yaitu "Apakah orang-orang Indonesia sudah mulai bertahap naik dalam segi perekonomian, atau barang-barang tersebut memang sangatlah penting dalam kehidupan, ataukah mereka berlomba-lomba ingin memiliki barang tersbut hanya sekedar gengsi semata?"
Pertanyaan tersebut bisa dijawab dengan berbagai macam penjelasan yang berbeda menurut masing-masing individu, karena itulah saya tidak akan membahas mengenai hal ini.

Kembali dengan pengamatan awal, mengenai peluang pasar yang ada di Indonesia. Dilihat dari tahun-tahun sebelumnya Indonesia hanya mampu menjadi peng-impor barang dari luar negeri, namun sekarang hal ini bisa kita kurangi dengan melihat negara-negara berkembang yang lain yang juga mampu menghasilkan barang untuk di-ekspor ke negara lain. Sebab itulah kita seharusnya lebih menyainkan diri bahwa kita bisa menjadi peng-ekspor barang layaknya negara lain, dan menurut pengamatan saya kini Indonesia sudah mulai sedikit ada kemajuan mengenai pasar dunia dalam mengekspor barang atau hasil keterampilan masyarakat yang mampu mengubah pemikiran kita pada benda-benda yang kurang diminati didalam negeri ternyata setelah ditawarkan keluar justru lebih banyak peminatnya dibanding dari negara asalnya sendiri. Karena hal inilah saya percaya dan yakin bahwa untuk ramalan dalam peluang pasar yang telah berkembang di Indonesia dapat berjalan dengan stabil hingga beberapa tahun kedepan. Jika pemerintah ikut turun membantu masyarakat mengembangkan bisnis pasar dunia ini, saya yakin Indoensia bisa menjadi negara yang lebih sejahtera dalam hal perekonomian layaknya negara berkembang yang bertahap menuju negara maju.

Sabtu, 09 Juni 2012

Curriculum Vitae


CURRICULUM VITAE



CONTACT INFORMATION

Name                  : INTAN PUSPITADEWI
Home Address    : JL Cagar Alam Selatan Rt. 04 Rw. 05 N0. 19 Kp. Baru, Pancoran Mas, Depok.
Telephone           : (021) 7761452
Handphone         : 083899379374
E-mail                 : intan.globe74@gmail.com


PERSONAL INFORMATION

Place & Date of Birth   : Depok, July 26, 1993
Citizenship                   : INDONESIA
Gender                        : Female
Marital Status              : Single
Religion                       : Moeslem


EDUCATION

Elementary School      : SDN DEPOK VI                                      in 2005
Secondary School      : SMP NEGERI 10 DEPOK                        in 2008
General High School  : SMK EKONOMIKA DEPOK                  in 2011
University                   : GUNADARMA UNIVERSITY                 still now


TRAINING & COURSE

Table Manner            : HOTEL CIPTA JAKARTA                       in 2010


PROFESIONAL QUALIFICATION

Computer Skill          : Ms. Word, Ms. Excel, Ms. Power Point, etc.
English Skill               : Fluent in spoken and written


INTEREST

Watching Movie
Listening Music
Reading book
Sports

Surat Lamaran


Intan Puspitadewi
JL. Cagar Alam Selatan No. 19 Depok
Telp / Hp    :  (021) 7761452 / 083899379374
E-mail         : intan.globe74@gmail.com

June 10, 2012


Mr. Zarsh Sawaf
General Manager
Grand Sahid Jaya
JL. Jend. Sudirman No. 86
Jakarta 10220


Dear Mr. Sawaf

I was excited to read about the secretary job opening at Grand Sahid Jaya advertised in the Sindo Pos on June 8, 2012. As requested, i’m in closing my curriculum vitae, certivicated, and some other relevant and important document.

The position that you are offering is chalenging and i believe that my experience will make me an excelent candidate for this position. In edition i have strong communication  and Administratif skill.

With an General High School in Vocational High School of Economic, i have very good understanding of secretarial work whichis in line with the qualification for the position.

Please see my curriculum vitae, for more information about my experience and skill.

I thank you for your consideration. I can be reached at 083899379374. I look forward to hearing from you to arrange an interview.





Your Sincerely



Intan Puspitadewi

Jumat, 09 Maret 2012

German Lawmakers Back Greek Bailout

Berlin - German lawmakers on Monday voted overwhelmingly to endorse a second rescue package to keep Greece from a messy default that could threaten the euro. Of 591 valid votes cast in the bundestag, or lower house of Parliament, 496 lawmakers were in favor of the bailout, while 90 were against. five lawmakers abstained. Chancellor Angela Merkel now has a mandate from parliament to give her approval of the €130 billion ($174.8 billion) aid package at a meeting of Europian Union leaders in Brussels this week.


Earlier Monday, the mass-circulation Bild daily plastered the word "STOP!" over its front page, the associated Press reported. It's message to lawmakers was: "Don't keep on going the wrong way." Ms. Merkel, however, said it would be irresponsible to risk a Greek bankruptcy. Earlier Monday, the chancellor stood firm against mounting international pressure on Germany to agree to significantly boost the euro zone's firewall against financial contagion.


In a speech before the bundestag, Ms. Merkel said Germany was willing to accelerate payment into the planned European Stability Mechanism, the euro zone's permanent bailout fund, if other EU members followed suit. lieved to indicated that Germany was beginning to shift itd position on the euro-zone firewall. Germany has never categorically ruled out expanding the euro zone's firewall, but Ms. Merkel has said repeatedly the time wasn't right to discuss it.


G-20 officials, the IMF and some European leaders say such discussion are long overdue. European Commision President Jose Manuel Barroso said on Monday that EU leaders would discuss funding for the firewall at a summit in March. Many German lawmakers have said they fear the new bailout money isn't enough to put Greece on a sustainable path. Peer Steinbruck, a Social Democrat and Ms. Merkel's former finance minister during the grand coalition, said the Greek bailout was "on very thin ice" because the IMF contribution wasn't certain, nor was it clear how many private invertors would participate in the Greek debt restructuring.


"It won't be long before [the] German Parliament will have to deal with a third Greek rescue package," Mr. Steinbruck said. Ms. Merkel said there was no guarantee the second Greek bailout wpuld be a success. But she insisted the opportunity to rebuild Greece's economy was greater than the risk. She also repeated her view that the crisis present the opportunity to create a broader political union to bolster Europe's monetary union.



references by : The Wall Street Journal, Februari 28, 2012